berinvestasiBerita berinvestasiPasar Keuanganperdaganganuang

Mendekati Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis

Gambar terkait Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis (dari Bing)


Jakarta, IDN Times

– Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam turun pada perdagangan Jumat (4/7/2025). Harga emas Antam hari ini turun sebesar Rp4.000 menjadi Rp1,907 juta per gram.

Harganya juga demikian

buyback

hari ini menurut situs

logammulia.com

, turun Rp4.000 menjadi Rp1,751 juta per gram. Harga

buyback

adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

1. Harga emas Antam dalam pecahan lain

Berikutnya
harga emas batangan Antam hari ini
dalam pecahan lain:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1,003 juta.

  • Harga emas 1 gram: Rp1,907 juta.

  • Harga emas 2 gram: Rp3,754 juta.

  • Harga emas 3 gram: Rp5,606 juta.

  • Harga emas 5 gram: Rp9,31 juta.

  • Harga emas 10 gram: Rp18,565 juta.

  • Harga emas 25 gram: Rp46,287 juta.

  • Harga emas 50 gram: Rp92,495 juta.

  • Harga emas 100 gram: Rp184,912 juta.

  • Harga emas 250 gram: Rp462,015 juta

  • Harga emas 500 gram: Rp923,82 juta

  • Harga emas 1.000 gram: Rp1,85 miliar.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

6 Perbedaan Emas Fisik dan Derivatif untuk Investor Pemula

2. Emas fisik merupakan instrumen investasi berisiko rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko yang berbeda. Ada yang berisiko rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.

Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

“Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri,” ucap Andy kepada

IDN Times.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang memberikan imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga lebih tinggi atau peluang mengalami kerugian lebih besar.

risiko tinggi, keuntungan tinggi.

Dengan adanya risiko rendah berarti

kembali

juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi

kembali

tinggi,” kata Andy.

3. Cara menghitung keuntungan investasi emas

Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas adalah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli. Misalnya, harga beli emas Antam Rp1,907 juta per gram dan harga jual kembali Rp1,751 juta per gram.

Ada selisih Rp156 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Jika kamu membeli emas seharga Rp1,907 juta pada pagi hari, lalu menjualnya kembali pada sore harinya, kamu akan mengalami kerugian sebesar Rp156 ribu. Berbeda halnya jika kamu membeli emas hari ini, kemudian menjualnya kembali lima tahun kemudian. Karena itu, emas sering disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Inflasi 0,9 Persen di Juni 2025, Beras hingga Emas Perhiasan Biangnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *