BeritaBerita lokalbudayapolitikpolitik dan pemerintahan

Kembali Ukir Sejarah, Pelajar SMA Negeri 1 Asal Kapuas Hulu Lolos Paskibraka Tingkat Nasional


Gurutekno
KAPUAS HULU – Masyarakat Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat merasa bangga, tahun 2025 ini, seorang anak muda asal Kabupaten Kapuas Hulu bernama Gregorius Marhico berhasil lolos sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional, mewakili Provinsi Kalimantan Barat.
Diketahui bersama bahwa, hampir puluhan tahun, Kabupaten Kapuas Hulu tidak pernah mewakili Provinsi Kalimantan Barat, mengibarkan bendera merah putih pada 17 Agustus, dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, di tingkat nasional.
Hal tersebut dikarenakan persaingan yang sangat ketat, harus mengikuti berbagai macam seleksi, baik dari tingkat sekolah, kabupaten, provinsi hingga nasional.
Namun kali ini, seorang pelajar SMA Negeri 1 Putussibau telah kembali mengukir sejarah, mewakili Kapuas Hulu dan Provinsi Kalimantan Barat, menjadi Anggota Paskibraka tahun 2025 di tingkat nasional.
Anak pertama dari pasangan suami istri, yakni Yakobus Andre dengan Maria Budiayana ini, menyampaikan bahwa dirinya tidak percaya bisa lolos tingkat nasional, dikarenakan persaingan yang sangat ketat dan perjuangan yang begitu berat.
“Tentu saja sebelum saya lolos tingkat nasional, pasti melewati rintangan yang begitu banyak, seperti seleksi, tingkat sekolah yang harus bersaing dengan teman-teman,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 4 Juli 2025.
Saat seleksi di tingkat sekolah untuk calon Paskibraka Kabupaten, Marhico bersama teman-temannya harus menghadapi tes wawancara, kesamaptaan, PBB, dan tes tinggi serta berat badan yang dilakukan oleh senior yang ada di sekolah.



Mewakili Kalbar, Chelsea Olivia Siswi SMKN 1 Sambas Lolos Paskibraka

“Syukur kepada Tuhan, kami semua berhasil melewati masa-masa itu, dan semuanya diterima, setelah itu tes calon Paskibraka Kabupaten, kembali bersaing dari 23 kecamatan yang ada di Kapuas Hulu, bersaing dengan 99 orang, dan termasuk saya, dengan jumlah seluruhnya 100 orang,” ujarnya.
Dalam menghadapi seleksi tingkat kabupaten, harus mengikuti tes TWK, TIU, Wawancara, Kesehatan, Kesemaptaan, Parade, dan PBB.
“Puji Tuhan saya masuk ke daftar nama anggota Paskibraka Kabupaten, di posisikan rangking 7,” ujarnya.
Kemudian, Marhico menerima surat panggilan dari Kesbangpol Kapuas Hulu untuk melanjutkan seleksi kembali ke tingkat Provinsi.
“Waktu itu saya sempat bingung, karena hanya peringkat 7, bisa lolos ke tingkat provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, pada waktu itu peserta yang berada di peringkat 2 hingga 6 tidak memenuhi syarat untuk bisa lanjut ke tingkat Provinsi, dan karena itu peringkat 7 diambil untuk melanjutkan ke Provinsi.
“Waktu itu kami dari Kabupaten ke provinsi berjumlah 4 orang, dan selanjutnya melaksanakan tes paskibraka tingkat provinsi, kembali harus bersaing dengan berbagai 14 kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.
Di mana setiap kabupaten/kota dikirim sebanyak 2 pasang, harus menghadapi tes TWK, TIU, kesehatan, psikotes, wawancara, minat bakat, kesemaptaan, dan PBB.
Hasilnya ternyata, seorang pelajar kelas 2 SMAN 1 Putussibau, yang lahir pada 12 Mei 2009 tersebut, mendapatkan peringkat ke-2, sehingga berhasil dikirim ke tingkat pusat (Nasional).
“Dari Kalimat Barat, kami dikirim sebanyak tiga orang putra-putri, namun sebelum kami berangkat ke Jakarta untuk melaksanakan tes, ada tes medical check-up yang dikirim ke Jakarta,” ucapnya.
Setelah itu, Marhico bersama temannya kembali harus menunggu cukup lama, dan akhirnya dinyatakan lulus ke verifikasi tingkat pusat calon paskibraka tahun 2025.
“Kembali kami mengikuti seleksi di Jakarta, pada tanggal 25–29 Juni 2025, pada saat baru sampai di sana langsung menghadapi tes medical check up,” ujarnya.
Tes kesehatan, minat bakat, dan psikotes dilanjutkan, kemudian setelah itu tes terakhir yaitu wawancara. Setelah tes terakhir tersebut, sempat pulang ke kabupaten atau kota masing-masing.
“Kami kembali harus menunggu selama 2-3 hari, dan keluar pengumuman tibalah di tanggal 2 Juli 2025 di YouTube BPIP secara live, dan puji Tuhan nama saya langsung disebut dari BPIP, dan diterima menjadi anggota Paskibraka tingkat pusat 2025,” ucapnya.
Setelah mendengar kabar baik tersebut, Marhico yang bercita-cita ingin masuk akademi kepolisian (Akpol) ini merasa bahagia dan sedih, bercampur aduk jadi satu. Ia merasa senang bisa mewakili Kabupaten Kapuas Hulu tingkat nasional.
“Di mana hampir bertahun-tahun, dari Kapuas Hulu, tidak ada anggota Paskibraka yang lolos ke tingkat nasional, dan puji Tuhan saya bisa lolos ke tingkat nasional, sedihnya karena banyaknya rintangan yang dilewati, sehingga bisa sampai di titik ini,” ujarnya.
Di mana kata Marhico, bisa di titik ini, juga tidak lepas dukungan dari orang tua, teman-teman seperjuangan, dan orang-orang yang ada di sekitar.
“Tentunya jangan lupa berdoa kepada Tuhan, agar kita dilancarkan untuk bisa menghadapi tes-tes yang akan dilewati,” ucapnya.
Marhico mendoakan, semoga orang tuanya sehat selalu, dan diberikan rezeki yang melimpah, juga untuk teman-teman semua, semangat selalu menghadapi berbagai rintangan belajar.
“Semoga kita dapat maju bersama, dan terakhir untuk pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu, semoga Kapuas Hulu dapat maju dan berkembang bersama masyarakat yang ada di Kapuas Hulu yang semakin HEBAT,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Mohd Zaini, menyampaikan bahwa sebagai Pemerintah Daerah Kapuas Hulu, merasa bersyukur dan bangga atas terpilihnya putra terbaik Kapuas Hulu untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat nasional tahun 2025.
“Memang dari awal, kami sudah memberikan semangat untuk Richo, saat melaksanakan seleksi tingkat provinsi hingga nasional, dan Alhamdulillah dia lolos mewakili Kapuas Hulu, untuk mengibarkan bendera merah putih di tingkat nasional,” ujarnya.
Zaini menjelaskan, saat itu pihaknya terus mendorong Rhico untuk belajar dan menonton di YouTube, bagaimana senior sebelumnya bisa lolos ke tingkat nasional.
“Ternyata dia semangat dan terus belajar, dan terbukti, berhasil, ini sangat luar biasa sekali,” ucapnya.
Sekda juga berharap, nantinya Rihco bisa menjadi pasukan inti Pengibaran Bendera Merah Putih di tingkat nasional.
“Untuk Rhico terus belajar dari senior sebelumnya, dan tetap semangat, ikuti semua arahan dan petunjuk dari pelatih,” ujarnya.



– Baca Berita Terbaru Lainnya di
BERITA GOOGLE



– Dapatkan Berita Viral Via Saluran
WhatsApp



!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *